Rabu, 13 April 2011

Aspek – Aspek Pendukung Dynamic Teaching

Guna mendukung pengembangan TK Tunas Kasih, ada berbagai aspek yang menjadii prioritas program, meliputi :
  • Aspek Proses Belajar Mengajar
Peningkatan kreatifitas yang menitik beratkan pada pengembangan kurikulum dan kegiatan – kegiatan yang dilakukan serta sarana pendukung guna mendukung proses belajar mengajar. 
  • Aspek Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan Belajar
Peningkatan penyediaan prasarana yang mendukung proses berlajar mengajar menjadi nayaman. 
  • Aspek Pelayanan Sosial
Upaya pelayanan sosial untuk membantu keluarga yang tidak mampu melalui        orang tua asuh.
  • Aspek Pengembangan Sumber Daya Manusia
Peningkatan kapabilitas pengelola, guru dan karyawan guna mendukung proses belajar mengajar      

Senin, 11 April 2011

Kompetensi melalui “Dynamic Teaching

Pengalaman yang panjang melahirkan proses yang dinamis dalam pembelajaran. Pengelola dan para guru berusaha untuk kreatif dalam mengajar anak – anak. Sesuai tujuan yang diprogramkan maka dipikirkanlah konsep pembelajaran yang sesuai dengan situasi dan kondisi. Dynamic teaching merupakan model pembelajaran yang dinamis untuk anak – anak. Pada dasarnya konsep ini dikembangkan untuk merespon kondisi dan situasi termasuk perkembngan sosial dan teknologi sesuai dengan sumberdaya Taman Kanak – Kanak. Program pendidikan ini direncanakan dan dilaksanakan untuk mencapai tujuan pendidikan TK Tunas Kasih.

Proses ini dilakukan bersama oleh Kepala Sekolah, guru bersama siswa dan orang tua. Rencana dan pengaturan kompetensi yang dibakukan untuk mencapai tujuan nasional, cara pencapaiannya disesuaikan kedaan dan kemampuan sekolah. Proses ini dicapai dicanangkan melalui kompetensi yang menjadi unggulan TK Tunas Kasih. Kompetensi tersebut meliputi berbagai bidang kemampuan dasar. Bidang pengembangan kemampuan dasar merupakan kegiatan yang dipersiapkan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas sesuai dengan tahap perkembangan anak antara lain :

  • Kemampuan dasar bahasa
  • Kemampuan dasar kognitif
  • Kemampuan dasar fisik dan motorik
  • Kemampuan dasar seni

Jumat, 08 April 2011

Pengalaman Gempa Bumi dan Proses Belajar

Sekitar lima tahun lalu Taman Kanak – Kanak Tunas kasih turut menjadi saksi dalam peristiwa bencana 27 Mei 2006. Gedung TK yang baru saja selesai dibangun dan direnovasi pada sehari sebelumnya, ikut hancur karena gempa bumi yang melanda wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Pasca gempa, selama hampir 3 bulan anak – anak belajar di bawah tenda, kemudian menempati ruangan di gereja darurat GKJ Prambanan. Peristiwa gempa bumi tersebut memberikan pengalaman yang sangat khusus bagi anak – anak dan para guru, tentang suka – duka dalam belajar. Kelak di kemudian hari pastilah kenangan bagaimana beratnya belajar pada masa – masa tersebut, tanpa gedung tanpa fasilitas yang memadai semua serba darurat.

Gedung TK selesai di bangun, dan telah digunakan untuk aktivitas belajar mengajar mulai bulan April 2007. Gedung ini menempati area seluas 300 meter persegi, dengan luas bangunan 150 meter persegi, yang terdiri dari ruang belajar, ruang guru dan ruang pertemuan. Memang kini setelah empat tahun berlalu, kegiatan belajar mengajar telah berjalan normal. Seiring dengan kondisi yang semakin baik, maka Komisi perlu memikirkan perkembangan ke depan TK Tunas Kasih, baik sumberdaya, fasilitas maupun pendanaan.

Minggu, 03 April 2011

Keunikan TK Tunas Kasih

Keunikan TK ini terletak pada konsep pelayanan, dimana di wilayah kecamatan Prambanan merupakan satu – satunya TK Kristen. Prinsip kasih merupakan spirit yang diusung dalam proses belajar mengajar, tidak hanya untuk anak – anak Kristen namun untuk semua anak. Sebagai catatan anak – anak TK Tunas Kasih banyak di antaranya berasal dari keluarga non Kristen. Daya tarik ini disebabkan oleh :

  • Pengalaman
TK cukup lama dalam pengajaran, telah melayani anak  anak lebih dari 30 tahun
  • Pelayanan
Konsep pelayanan mendasari pengelolaan dan semangat para pengajar
  • Sosial
Konsep sosial dilakukan untuk membantu yang tidak mampu melalui peran pihak – pihak yang tergerak hatinya memberi bantuan.
  • Lingkungan
Suasana dan dan kondisi yang khas mewarnai kenangan para alumni. Selain suasana kedamaian perkampungan yang mendasari pemahaman sosial kehidupan kemasyarakatan, juga karena kenangan yang cukup menarik oleh bunyi kereta api lewat yang selalu didengar anak – anak.   

Profil Taman Kanak - Kanak Tunas Kasih

TK Tunas Kasih merupakan bagian dari pelayanan GKJ Prambanan khususnya dalam pendidikan anak – anak di wilayah Kecamatan Prambanan dan sekitarnya. Pada mulanya dirintis oleh ibu – ibu Ikatan Wanita Kristen (IWK). TK ini telah berdiri sejak tanggal 19 Januari 1970, memiliki visi dan tujuan sebagai berikut :

Visi : Mewujudkan Taman Bermain dan Belajar yang memenuhi standar dan beriman.
Tujuan : Membantu anak didik mengembangkan berbagai potensi baik psikis dan fisik yang meliputi moral dan nilai-nilai agama, sosial emosional, kognitif, bahasa, fisik / motorik, kemandirian dan seni untuk siap memasuki pendidikan dasar dengan prinsip kasih.

Semenjak kelahirannya TK Tunas Kasih telah meluluskan anak – anak yang dikemudian hari menjadi orang – orang yang berhasil baik dalam pekerjaan maupun pelayanan. Pada saat ini TK diasuh oleh seorang kepala sekolah, 1 guru tetap, dan 3 guru tidak tetap. Jumlah siswa cukup potensial baik warga sekitar Prambanan maupun dari luar kecamatan Prambanan. Pada tahun ajaran 2010/2011 tercatat sebanyak 23 siswa aktif.